(bukan) surat cinta #2

Previous: (bukan) surat cinta

Satu tahun lewat enam hari. Lama waktu yang berlalu sejak aku membuatkanmu surat yang pertama.

Apa kabarmu hari ini, Lelaki masa depanku? Entah, seperti suratku yang pertama, aku lagi-lagi tergelitik untuk sekedar mengirimkanmu surat. Kau mau tahu kabarku? Aku sedang di masa transisi. Sangat ingin mengelak bahwa waktuku menikmati masa kuliah tinggal sebentar lagi. Setelah mencicipi bagaimana dunia kerja, aku jadi semakin mantap. Mantap bahwa kau, Lelaki masa depanku, haruslah menjadi orang yang sukses :). Karena aku tidak mau bekerja di kantor atau memulai bisnis (saat ini). Jadilah lelaki yang bisa kuandalkan, ya :D.

Tapi seperti orang bijak katakan, kekayaan tidak usah dicari. Aku berdoa untukmu saat ini, agar perjalananmu membuatmu menjadi orang hebat satu hari nanti, sehingga kekayaan dan hormat lah yang akan mengikutimu :). Bagaimana proses perjalananmu menikmati hidup sampai detik ini? Pasti banyak hal yang membuatmu terpukau, terlena, bahkan menyesal. Ingat bahwa di suratku pertama kau akan menjadi lelaki hebat? Lelaki hebat bukan dilahirkan. Tetapi dibentuk. Anggaplah hal berat itu adalah satu papan dalam sebuah jembatan kayu yang menyambungkan satu tempat ke tempat lain dengan tali tambang yang kuat. Begitu kau melewatinya, kau menjadi lebih dekat dengan tujuan akhirmu. Angin kencang mungkin mengganggu atau bahkan air hujan akan membuat papan itu licin, tapi kau adalah Lelaki masa depanku, kau kuat dan hebat. Berjalanlah ke depan dan jangan pernah mundur. Kau boleh menoleh ke belakang, hanya untuk mengingat seberapa besar perjuanganmu melewatinya, seberapa besar kekuatanmu untuk melaluinya. Tapi tetap lihatlah ke depan karena aku menantimu :).

Lelaki masa depanku, prosesku pun tidak mudah. Entah berapa banyak air mata yang jatuh, kesakitan yang kualami, kekecewaan dan pahit yang kurasakan. Tapi proses yang lurus tidaklah seru untuk diceritakan di kemudian hari. Banyaknya kesedihan dan kesulitan mengingatkanku bahwa setelah itu ada kebahagiaan dan senyuman lebar yang menanti. Aku akan belajar terus untuk menjadi kuat. Aku akan belajar untuk menjadi tegar. Kita haruslah sepadan dan seimbang, karena kau, Lelaki masa depanku, begitu kuat dan tegar.

Jaga kesehatanmu. Kau tahu aku membenci rokok dan gaya hidup tidak sehat. Kalau kau bertahan dengan gaya hidup seperti itu, bersamaku tidak akan mudah. Ini bukan ancaman, tapi peringatan :).

Aku penasaran. Kau juga tidak? Aku bertanya-tanya, apakah kita sudah bertemu di masa aku menulis surat ini? Atau bahkan sudah bertemu jauh sebelum surat pertama kutulis untukmu? Atau mungkin saja, kita perlu menunggu sedikit lagi agar kita bisa bertemu? Kapan pun itu, reaksi paling mungkin adalah tersenyum dan tergelak sendiri begitu semuanya terungkap.

Masih banyak yang ingin kuceritakan padamu. Perlukah aku menunggu hingga saat kita bersama tiba? Atau bolehkah aku sekali lagi mengirimkan surat ketiga padamu? Ah, aku salah menanyakan padamu. Karena yang tahu jawabannya hanyalah Tuhan dan waktu itu sendiri.

Lelaki masa depanku, tetaplah menjadi kuat dalam kesukaran. Tetaplah menjadi sukacita di saat yang lain bersedih. Kuingatkan lagi, bahwa kau sudah kucintai sejak sebelum kita bertemu. Tuhan memberkatimu

Advertisements

7 thoughts on “(bukan) surat cinta #2

  1. It’s so sweet la… Feels like u already know who he is…
    I truly love your story… And give my four thumbs for it…
    Let’s continue your story and make sure that u tell me about ur next story…
    Chingu… ‎​화이팅 !!!
    _Big Hug… (ˆ⌣ˆ ♥)

  2. Pingback: the thought after coming home « clara page!

  3. Pingback: (bukan) surat cinta #3 | clara page!

Kindly write here if you have any comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s