perempuan

Aku akan sangat teramat mengerti kalau banyak laki-laki bilang kalau mereka sama sekali gak ngerti perempuan. Aku sendiri sebagai perempuan terkadang gak ngerti sama sesama teman perempuan. Bahkan aku terkadang juga gak mengerti sama aku sendiri. Aneh? Iya, emang aneh.

Aku bakal percaya kalau ternyata ada penelitian yang membuktikan bahwa dulu waktu Tuhan menciptakan perempuan, 90% Tuhan kalkulasikan buat perasaan. Sisanya buat pikiran. Damn right. Itulah kenapa laki-laki gak pernah mengerti perempuan. Bahkan Ada Band sampai-sampai sok tahu bikin lagu “Karena Wanita Ingin Dimengerti”. Emangnya cowok juga gak mau dimengerti? Lagu yang salah total.

Aku juga bakal percaya kalau ternyata penelitian lain bilang kalau ternyata penciptaan perempuan itu terdiri dari 50% air, 40% perasaan, 10% pikiran. Kalau gak kerjaannya nangis, kerjaannya pake perasaan mulu, sisanya mikir kalau ada waktu. Just joking.

Perempuan itu karena terdiri dari partikel-partikel perasaan yang sungguh rumit (gile, gahul gak tuh bahasa?), makanya akan sangat mudah terimpulsive dengan sesuatu yang nyelekit di hati. Contoh: cewek yang seneng nulis, akan dengan mudahnya langsung nulis dan curcol di blognya. Entah lagi seneng banget atau sedih banget. Atau, cewek yang seneng banget cerita langsung sama temennya, dia bakal nyeret temennya itu buat cerita, kalau gak sambil cekikikan, pasti sambil nangis-nangis.

Gak munafik. Aku juga gitu. Tapi aku belajar untuk gak gitu lagi #pencitraan. Kadang juga suka heran sama cewek-cewek yang cekikikan dan berisik banget pas curhat, eh taunya aku juga gitu kalau lagi cerita. -.-

Ditambah kalau perempuan lagi PMS, jangan heran ya para laki-laki. Mendingan langsung jaga jarak aja. Kalau perempuan marah tiba-tiba, iya-iyain aja. Kalau tiba-tiba nangis, tinggalin aja sambil ngasih tisu. Hahahaha. Kejam banget ya kayaknya. Tapi memang pada dasarnya para lelaki yang mikirnya kebanyakan pake otak kanan, ya bakal susah mencerna kelakuan perempuan. That’s why I tell you this, Men.

Kebanyakan perempuan akan cekikikan kalau cerita cuma ada 2 alasan. Pertama, karena dia lagi cari perhatian lawan jenis. Kedua, karena dia emang gak tahu malu. Dan aku termasuk alasan kedua.

Kebanyakan perempuan akan loncat dan teriak liat kecoak atau cicak karena 2 alasan. Pertama, karena dia emang takut. Kedua, kalau ada laki-laki di sebelahnya itu tandanya dia minta dipeluk atau digendong. Dan aku tidak termasuk keduanya, karena aku tidak pernah teriak liat kecoak atau cicak.

Kebanyakan perempuan akan cepat menangis dan galau kalau lagi PMS. Gak mutlak, tapi kebanyakan begini. Makanya para lelaki jangan heran kalau tiba-tiba ada cewek nangis sesungukan pas ditanya alasan kenapa dia nangis, dia jawab “Tadi liat kucing mati.” Gak usah komentar. Kasih tisu, tinggalin.

Kebanyakan perempuan akan tidak langsung menjawab jika ditanya berat badan. Ini antara hidup dan mati, bro. Buka kartu atau ditertawakan seumur hidup. (Gak selebay itu juga sih).

Perempuan itu simple kok sebenarnya. Sangat simple membuat perempuan marah dan menangis. Sama halnya dengan tertawa.

Dan perempuan akan sangat ingat dengan detail-detail yang kecil bahkan agak gak penting. Makanya untuk para lelaki, usahakan selalu membawa notebook dan jadikan setiap momen kamu itu jadi curhatan di diary. Why? Biar kalau satu hari nanti tiba-tiba perempuan yang kamu sayangi tanya, “Kamu inget gak hari ini hari apa?” Lalu kamu jawab, “Apaan sih emangnya? Perasaan baru kemarin kita anniversary.” Dan tiba-tiba aja si perempuan cemberut sambil manyun jelek dan jawab dengan jutek, “Hari ini tuh peringatan satu bulan sejak kamu manggil aku bebi.” Satu saran: Jangan muntah dan langsung kasih senyuman lebar sambil buka topik pembicaraan lain.

Sulit memang mengerti perempuan. Aku aja sulit mengerti teman-teman perempuanku. Bahkan aku sendiri suka bingung menghadapi aku yang sedang kambuh feeling sick-nya.

Dan untuk perempuan, karena kita ini makhluk paling impulsive, jangan rekam semua kesedihan kamu di twitter, facebook, atau bahkan blog. Cerita boleh kok, aku juga sering cerita, tapi gak mesti semuanya dibeberin. Masih ingin punya privasi kan ya? Aku juga susah banget belajar ngejaga privasi aku sendiri, tapi karena melihat banyak pengalaman orang-orang yang dengan mudahnya membeberkan cerita sedih-marah-cinta, adu mulutnya dengan musuh, bahkan aibnya, aku jadi mulai terkontrol. Karena itu sangat menganggu. Believe me, you need to be calm first then write as much as you want. Think twice then do. 

Tapi sekali lagi, kalau gak rumit, ribet, dan sulit dimengerti, emang bukan perempuan namanya. Dan aku bangga kok jadi perempuan, meski kadang repot ya dipermainkan sama partikel-partikel unyu nan menyusahkan yang kita sebut perasaan. Kebanyakan perasaan bikin otak gak bisa mikir. Tapi bukannya tugas para lelaki buat mikir? 😛

Baiklah, cukup di sini obrolan tentang perempuan. Semoga bermanfaat untuk olahraga perut ya. Tujuannya hanya berbagi dan menghibur. 😀

Advertisements

One thought on “perempuan

  1. wait wait wait .. yang bagian tereak-tereak waktu liat kecoa , itu gw banget plisss .. -___-” jgn2 lo terinspirasi dari kisah gw nan mengerikan waktu si kecoa jln di bawah rok aku di gangnya udib ya la? hehe .. #pd

Kindly write here if you have any comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s