(bukan) surat cinta

Lagi, aku tergelitik untuk sekedar mengintip surat dan cerita cinta di @PosCinta. Dan, pasti kalian sudah menebak apa yang kulakukan. Ya, tanganku refleks untuk mengklik surat-surat yang menggugahku untuk membacanya tiap kata. Sungguh indah dan manis surat yang ada di blog tersebut. Aku sendiri berpikir, suratku “Untuk J” yang pernah diterbitkan di blog itu menjadi kebanggaanku sendiri. Apa si Mr. J sudah melihat dan membaca suratku? Karena jelas-jelas kisah tentangnya (meski tidak semua) sudah kuabadikan dalam kata-kata dan barangkali banyak orang membacanya. Kalau aku adalah si Mr. J, pastilah aku akan merasa terharu. Tapi tunggu, sepengetahuanku Mr. J tidak seperti itu. Baiklah, sepertinya aku harus berhenti memikirkan bagaimana responnya. Tapi sungguh, kalau saja aku menjadi salah satu objek dalam surat cinta tersebut, pasti aku tidak akan berhenti melebarkan senyumku saat membaca kata demi kata.

Karena tidak mungkin aku meminta seseorang untuk membuatkan surat cinta untukku, maka aku sendirilah yang akan membuat (bukan) surat cinta. Tenang, bukan untukku sendiri. Tapi untuk lelaki masa depanku. πŸ™‚

Hai. Kata itu pasti yang mengawali (bukan) surat cinta. Entah bagaimana tepatnya kita bertemu, tapi kurasa itu salah satu keajaiban yang Tuhan berikan dalam hidupku. Mengenalmu pada awalnya tentu tidak bisa kubayangkan menjadi salah satu momen paling penting dalam hidupku. Tapi mengenalmu memang menjadi bagian yang akhirnya mempertemukan dua hati yang berbeda. Entah bagaimana caranya kamu bisa memenangkan hatiku. Tapi kamu hebat.

Lelaki masa depanku, begitu aku akan memanggilmu, terima kasih sudah mencurahkan perhatian dan konsentrasimu padaku. Saat aku menulis (bukan) surat cinta ini, langit Jakarta mendung. Aku sendirian di kamarku. Berpikir apakah Lelaki masa depanku juga melihat langit mendung yang sama? Kalau ya, berarti aku tidak sendiri. Tapi bila tidak, aku berharap kau melihat langit yang lebih cerah dari langitku.

Entah mungkin berapa lama waktu yang akan kita habiskan sejak kubuat (bukan) surat cinta ini sampai akhirnya kita bertemu, menghabiskan waktu bersama, dan akhirnya menyadari bahwa kita tercipta untuk bersatu. Sungguh manis kalau nanti kau membaca (bukan) surat cinta ini. Jangan tertawai aku. Tertawailah suratnya.

Lelaki masa depanku, percayalah bahwa memang kau satu-satunya yang bisa membuatku mantap. Aku akan menunjukkan (bukan) surat cinta ini padamu tepat waktu. Aku tidak terburu-buru. Waktu masih panjang, meski waktu tidak bisa menunggu, tapi aku lah yang akan menunggu. πŸ™‚

Sampai pada nantinya, Lelaki masa depanku, aku berdoa bagaimana pun hidupmu saat ini, bersyukurlah dan jadilah bahagia. Ceritakan cerita hebatmu padaku nanti. Mungkin aku akan ikut tertawa sampai pagi atau bahkan menangis sampai bengkak. Tapi aku akan mengagumi perjuanganmu, sama seperti kau yang mengagumi perjalananku.

Untukmu, wahai Lelaki masa depanku, jadilah sehat dan jadilah kuat. Jadilah sukacita saat yang lain berduka. Jadilah pendukung saat yang lain lemah. Kamu kuat dan hebat. Ingatlah, kamu dicintai. Bahkan olehku meski aku masih kabur akan tentangmu. πŸ™‚

Advertisements

9 thoughts on “(bukan) surat cinta

  1. Great la!!!
    Nyentuh gituu… hehhehe… πŸ˜›
    I hope it will be come true in the future… πŸ˜€
    GOOD JOB sista!!!! πŸ™‚

  2. kenapa Mr.J?hha…
    cie lala.. bacanya bikin ketawa2.. bukan ketawa, ngetawain.. tp ketawa yang… ehm, gmn ya.. asik baca curhatannya la… lagi2 sweet kaya drama. kalo keseringan malah diabetes.. hha.. yu dadah.. smangat!!

  3. Wuih, baru baca..
    Touchy La..
    read your post reminds me to one of the book I’ve read,
    I forgot the title but the writer also wrote a letter for her future Mr.Right, even before she met him.
    Since I read the book, I keep praying for mine too.. *though only when I remember to do so, hehe*

    You’re just like her.. =P

  4. Pingback: (bukan) surat cinta #2 « clara page!

  5. Pingback: the thought after coming home « clara page!

  6. Pingback: (bukan) surat cinta #3 | clara page!

Kindly write here if you have any comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s