20 tahun yang kujalani

Waktu berlalu begitu cepat. Kalimat itu yang sering aku lontarkan kalau sedang berulang tahun. Ya, sudah 20 tahun. Bahkan kini lebih satu hari. πŸ™‚

Gak pernah aku bayangkan umur ke-20 harus aku lewatkan jauh dari keluarga dan bahkan bukan di kota kelahiranku. Ini berarti ulang tahun kedua kalinya aku berada jauh dari keluargaku di Bandung. Feels a bit sad, but somehow I just go through without any burden.

Rasanya baru kemarin aku masuk Taman Kanak-kanak dan mengenal bagaimana itu berteman. Rasanya baru kemarin aku bolos hari pertama masuk sekolah dasar karena sedikit takut dengan teman-teman baru. Rasanya baru kemarin aku harus dipindahsekolahkan ke sekolah negeri karena menemani adik lelakiku yang kurang bisa beradaptasi di lingkungan sekolah swasta. Rasanya baru kemarin aku duduk di bangku SMP dan belajar di sekolah kecilku itu. Rasanya baru kemarin aku bisa masuk ke SMA favorit di kota Bandung dan bisa meraih prestasi yang cukup membuat orangtuaku bangga. Rasanya baru kemarin aku merayakan ulang tahunku yang ke-17 dan berharap bahwa di umur segitu, aku bisa merasakan indahnya masa remaja. Rasanya baru kemarin aku merayakan umur terakhir yang berakhiran “belas” dalam hidupku dengan kejutan yang disiapkan oleh teman-temanku. Ya, rasanya baru kemarin. Karena waktu yang begitu cepat berlalu? Atau justru aku yang tidak menghargai waktu hingga ia lewat pun tak aku sadari?

Aku sedikit tidak rela tanggal 3 Mei datang, aku tidak siap menjadi tua. Ya, umurku sudah kepala 2. Tapi bahkan tinggi badanku tidak bertambah satu milimeter pun. Ya, baiklah, jangan bicarakan fisik untuk sekarang. :p

I mean I am not ready yet become twenty, people won’t look your appearance, they will look up your age. Do I ALREADY behave like twenty-ers? Or am I still childish? That’s what I meant that I am not ready yet become twenty. Tapi kan waktu gak bisa dimundurin. Jadi aku hanya bisa berdoa sama Tuhan kalau dua puluh tahun waktu yang kujalani sungguh luar biasa, aku hanya berharap seiring bertambahnya umurku, kedewasaan dan kebijaksanaan ikut bertambah. Amin.

Rencananya aku mau bolos kuliah dan asistensi hari Senin dan Selasa khusus untuk merayakan ulang tahunku di Bandung bareng keluarga, tapi apa mau dikata, rencana ya tinggal tencana. Tapi aku cukup seneng karena bisa merayakan ulang tahunku dengan teman-teman terdekatku. Tanggal 2 Mei, aku, Fenny, Nita, Nisa, dan Ima pergi kedua kalinya ke Samwon House, resto Korea. We love it! Kita makan sup rumput laut (tradisi Korea kalau ulang tahun), minum Makgeolli untuk pertama kalinya, dan yang lebih appreciate itu, mereka ngerayain ultah aku, Nisa, dan Ima. Pak Manajernya ngasih pancake yang di atasnya ada es krim coklat. So yummy! Terima kasih ya Samwon House yang mau merayakan ultah kami. πŸ™‚

Dan malamnya, menjelang detik-detik aku menjadi dua puluh tahun, seperti tahun lalu, aku menginap di tempat Fenny. Saat hari berganti ke tanggal 3 Mei, mereka berempat menyanyikan selamat ulang tahun dalam bahasa Korea untukku. Terima kasih ya, sudah mau menunggu detik-detik aku berulang tahun. It means a lot πŸ™‚ Paginya, Nita dan Fenny menyanyikan 5 bahasa Selamat Ulang Tahun sekaligus berdoa buatku, terima kasih buat doanya, aku AMINkan semuanya πŸ˜€

Tapi emang bener semakin tua umur, semakin kurang rasa excited saat ultah. Apa itu salah satu tanda-tanda dewasa? Atau tanda-tanda mati rasa? Mau dibahas? Oke, kita skip aja.

Intinya di umur yang sudah kepala 2 ini, aku mengucap syukur luar biasa sama Tuhanku Yesus, terima kasih sudah memberi kesempatan hidup hingga sekarang. Terima kasih untuk setiap pelajaran-pelajaran dalam hidup yang membuatku semakin kuat dan tegar, terima kasih untuk setiap orang yang masih ada untukku dan menyayangi aku, terima kasih tanpa habis. πŸ™‚

NB: terima kasih untuk orang-orang yang memberiku selamat, it means greater than just a gift. πŸ™‚ Love you guys, bless you!

Advertisements

3 thoughts on “20 tahun yang kujalani

  1. NUMPANG INFO YA BOS… bila tidak berkenan silakan dihapus:-)

    LOWONGAN KERJA GAJI RP 3 JUTA HINGGA 15 JUTA PER MINGGU

    1. Perusahaan ODAP (Online Based Data Assignment Program)
    2. Membutuhkan 200 Karyawan Untuk Semua Golongan Individu yang memilki koneksi internet. Dapat dikerjakan dirumah, disekolah, atau dikantor
    3. Dengan penawaran GAJI POKOK 2 JUTA/Bulan Dan Potensi penghasilan hingga Rp3 Juta sampai Rp15 Juta/Minggu.
    4. Jenis Pekerjaan ENTRY DATA(memasukkan data) per data Rp10rb rupiah, bila anda sanggup mengentry hingga 50 data perhari berarti nilai GAJI anda Rp10rbx50=Rp500rb/HARI, bila dalam 1bulan=Rp500rbx30hari=Rp15Juta/bulan
    5. Kami berikan langsung 200ribu didepan untuk menambah semangat kerja anda
    6. Kirim nama lengkap anda & alamat Email anda MELALUI WEBSITE Kami, info dan petunjuk kerja selengkapnya kami kirim via Email >> https://lowonganterbaik.wordpress.com/

  2. I don’t know why but I always love to read your writings.
    (^_^)

    Did we sing you 5 songs?
    I only able to recall the English, Mandarin, Indonesian, and Korean.. What else?

  3. Thanks Nitaaaaa…. wow, really, that means a loooooot. ^^

    Oh yeah? Sorry, I’m twenty and I’m already forgetfull.. hahaha.. It’s just 4 languages.. πŸ˜‰

Kindly write here if you have any comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s