Sebuah Kado untuk Sahabat Terbaik

Jujur saja, kalau aku tidak membuka akun facebook-ku, mungkin aku akan melupakannya.
Jujur saja, kalau aku tidak tergelitik melihat foto profil-mu di facebook, mungkin aku tidak akan mengingatnya.

Untunglah, aku membuka akun facebook-ku.
Dan untunglah aku tergelitik dan penasaran untuk melihat jelas foto profilmu.

Maaf karena aku bukan orang pertama yang mengucapkannya. Dan maaf jika aku bukan orang terakhir yang berdoa dan berharap agar seluruh keinginanmu di umur yang baru ini tercapai.
Aku mungkin bukanlah teman yang memiliki daya ingat luar biasa. Aku bukanlah teman yang memiliki segudang perhatian sehingga bisa mengingat hari ulang tahunmu.

Aku juga tidak akan menyalahkan kesibukanku untuk menghadapi UTS sebagai alasan karena aku telat memberimu selamat. Atau sekedar mengirimkan pesan pendek di ponselmu.
Sekali lagi maaf karena aku lalai kali ini.

Terima kasih sudah menjadi sahabatku sewaktu di SMP. Terima kasih sudah mau berbagi suka dan duka.
Terima kasih untuk selalu mendengar ceritaku yang mungkin membosankan. Terima kasih untuk setiap semangat yang kamu tularkan padaku.
Terima kasih untuk selalu berusaha untuk tidak menghakimiku meski aku berbuat salah. Terima kasih untuk setiap bulir air mata yang kita jatuhkan bersama.
Terima kasih untuk setiap gelak tawa yang kita lalui bersama. Terima kasih untuk selalu memiliki alasan memujiku bahkan di saat aku merasa aku adalah orang yang tidak patut dipuji.
Terima kasih untuk pengertian yang selalu kamu berikan untukku. Terima kasih untuk persahabatan yang kamu tawarkan.

Persahabatan seperti tangan dan mata. Ketika mata menangis, tangan menghapusnya. Dan ketika tangan terluka, mata yang menangis.
Terima kasih sudah menjadi tangan dan mataku. Kehadiranmu sungguh berarti.
Meski sekarang kita jauh, tapi aku selalu menganggapmu sebagai sahabat terbaik yang aku punya. Aku akan mengingat persahabatan kita sebagai investasi jangka panjang.

Di hari ulang tahunmu yang kesembilan belas, aku hanya bisa berdoa agar kamu tetap menjadi sahabat yang aku kenal.
Agar kamu tetap menjadi pribadi yang menyenangkan. Agar setiap cita-citamu boleh terwujud. Dan yang terutama, agar Tuhan selalu menjaga dan melindungimu.
Aku ucapkan harapan terbaikku untukmu dari sini.

Selamat Ulang Tahun, Mia.
Aku mengasihimu. 🙂

 

Advertisements

One thought on “Sebuah Kado untuk Sahabat Terbaik

Kindly write here if you have any comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s